Jumat, 13 Januari 2023

Apa itu Scope Linux?

Halo Teman-Teman!!! Jadi hari ini saya akan membahas mengenai Macam-macam Scope Linux. Nah, Sebelumnya sudah tau kah apa itu Scope Linux? Scope memiliki arti "ruang lingkup atau Cakupan" nah, jadi Scope Linux merupakan hal-hal yang mencakup Linux, atau bisa juga disebut dengan ruang lingkup Linux, nah disini saya akan menjelaskan beberapa macam yang mencakup Linux. Silahkan disimak yaa teman-teman!!! 

1. NTP (Network Time Protocol)

Network Time Protokol atau biasa disebut dengan istilah NTP ini merupakan sebuah protokol yang digunakan untuk mensinkronkan waktu antar komputer. Sinkronisasi waktu yang dilakukan oleh protokol ini sangat akurat dapat mencapai 10 millidetik untuk jaringan internet dan dapat mencapai 200 milidetik dalam jaringan lokal. NTP sendiri berada di 2 sisi yaitu, sisi klien, dan sisi server.

Fungsi dari NTP yaitu untuk menyesuaikan waktu yang ada, sesuai dengan Regional si device berada. Lalu, menyambungkan antara pengirim dan penerima agar bisa menjalin komunikasi dengan lancar tanpa kendala apapun.

2. Repository

Repository adalah suatu paket aplikasi distribusi pada Linux. Bagi para Programming, repository merupakan kumpulan file yang memiliki penyimpanan secara secara sentral, yang digunakan oleh sistem operasi untuk menunjang kinerja sebuah aplikasi atau program. Repository ini didapatkan dari sebuah Server Mirror dari website paket tersebut.

Fungsi Repository sendiri yaitu untuk,  mempermudah para pengembang untuk kembali ke versi program sebelumnya jika semisal program terbaru yang telah dibuat menyebabkan banyak masalah.

pengertian Repository mengaju pada tempat penyimpanan data dan pemeliharaan data. Repository dapat menjadi tempat di mana banyak basis data atau file ditempatkan untuk distribusi melalui jaringan, atau repositori dapat menjadi lokasi yang dapat diakses langsung oleh pengguna tanpa harus melakukan perjalanan di seluruh jaringan.

3. Swap


Partisi SWAP adalah partisi RAM pada sistem Linux. Partisi ini dapat digunakan sebagai RAM tambahan (memori virtual). Ini berguna pada saat sistem kehabisan RAM (fisik). Semakin banyak jumlah aplikasi yang dijalankan semakin besar jumlah RAM yang digunakan. Parisi SWAP ini memiliki beberapa fungsi, yaitu :

  • Sebagai Memori Cadangan, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, partisi swap bertindak sebagai virtual memori atau memori cadangan. Partisi swap ini merupakan ruang kosong yang dapat digunakan sewaktu-waktu, ketika memori utama atau RAM komputer penuh akibat membuka beberapa aplikasi besar secara bersamaan. Sehingga swap dapat membantu sebagai tempat penyimpanan sementara.
  • Agar Komputer Bisa Masuk Ke Mode Hibernasi. Apabila komputer memasuki mode hibernasi, maka sebelumnya komputer akan menyimpan data-data yang tengah berjalan pada partisi swap. Hal ini agar nanti data-data tersebut tidak hilang saat komputer dihidupkan kembali. Sehingga pengguna tidak perlu menunggu lama untuk dapat melanjutkan proses atau pekerjaan sebelumnya. Dapat dikatakan bahwa, jika Linux tidak mempunyai partisi swap, maka komputer tersebut tidak dapat melakukan mode hibernasi.
  • 4. VDO (Virtual Data Optimizer)

    VDO adalah kernel yang dapat menghemat ruang disk dan mengurangi bandwidth replikasi. VDO berada di atas perangkat penyimpanan blok apa pun dan menyediakan eliminasi nol-blok, deduplikasi blok redundan, juga kompresi data. Hal ini merupakan fase kunci dari proses reduksi data yang memungkinkan VDO mengurangi jejak penyimpanan. VDO menerapkan fase inline dan on-the-fly ini. 

    5. Tuned profile

    Tuned adalah fitur Linux yang memantau sistem dan mengoptimalkan kinerja dibawah beban kerja tertentu. Tuned menggunakan profile untuk melakukan ini. Profile adalah seperangkat aturan yang menetukan parameter sistem tertentu seperti pengeturan disk, parameter kernel, pengaturan pengoptimalan jaringan, dan banyak aspeksistem lainnya.

    6. Selinux 

    SELinux merupakan salah satu peningkatan keamanan dari sebuah sistem operasi berbasis linux. Keamanan ini berguna untuk membedakan antara user root dengan user yang bersifat terbatas. Security ini juga yang akan mengatur file permission write, executable, read (membuat,menjalankan, dan membaca).

     fungsi dari SELinux sebagai “Security” pada kebijakan yang diterapkan pada aplikasi–aplikasi di sistem Linux, sehingga hanya system administrator yang bertanggung jawab atas sistem tersebut saja yang bisa mengubah “policy” pada sistem.

    7. Crontab

     Crontab adalah daftar perintah yang ingin Anda jalankan pada jadwal reguler, dan juga nama perintah yang digunakan untuk mengelola daftar itu.

     Crontab adalah singkatan dari “cron table,” karena menggunakan cron scheduler pekerjaan untuk menjalankan tugas; cron sendiri dinamai “chronos,” kata Yunani untuk waktu. cron adalah proses sistem yang secara otomatis akan melakukan tugas untuk Anda sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. 

    Jadwal itu disebut crontab, yang juga merupakan nama program yang digunakan untuk mengedit jadwal itu.

    8. Auto FS


    Auto FS adalah sebuah aplikasi program yg digunakan untuk me-mount direktori secara otomatis. Automount hanya akan melakukan proses mounting ketika diperlukan saja, dan akan me-unmount jika tidak di perlukan atau tidak aktif. Karena itu, automounting NFS / Samba share dapat menghemat bandwidth dan menawarkan kinerja yg lebih baik secara keseluruhan dibandingkan dengan melakukan mount statis melalui file fstab.

    guna memudahkan kalian untuk memahami artikel berikut, jadi automount adalah program yang digunakan untuk mengkonfigurasi mount point untuk autofs. Ketika autofs dimulai, daemon automount yang melakukan pemetaan direktori mount. Auto-mount mengacu pada proses filesystem automounting. Autofs adalah program yang mengontrol operasi dari daemon automount.

    9. Journal

    Journal adalah komponen dari systemd. Ini adalah lokasi terpusat untuk semua pesan yang dicatat oleh komponen yang berbeda dalam sistem Linux yang diaktifkan oleh systemd. Ini termasuk pesan kernel dan boot, pesan yang berasal dari syslog, atau layanan yang berbeda.

    File log berada di /var/log/journal, tiap file log dari masing-masing service ukurannya berbeda, dan ukurannya akan semakin bertambah dan tak jarang hingga satuan Gigabyte, tentu ini berdampak berkurangnya kapasitas disk hanya untuk menyimpan catatan/log dari masing-masing service.

    10. Container


    Definisi Container adalah sejenis software yang mengemas dan mengisolasi applikasi secara virtual untuk mempermudah software deployment. Berbeda dengan konsep traditional Virtual Machine, Container tidak membutuhkan dedicated operating system (OS Kernel) tetapi Container Kernel dapat di pergunakan secara bersamaan.

    Container memberikan cara utk mengemas aplikasi secara terstruktur dan logis sehingga aplikasi ini tidak lagi tergantung lagi dengan configurasi komputer operating system tertentu untuk dapat berjalan secara sempurna. Proses Containerization memungkinkan aplikasi untuk dapat di deploy dengan mudah dan konsisten terlepas dari berbagai macam system komputer baik di on-premise, di local atau di cloud bahkan di komputer laptop pribadi atau kumputer server yang besar.

    Bagi mereka yang datang dari lingkungan virtual, container sering dibandingkan dengan mesin virtual (VM). Anda mungkin sudah terbiasa dengan VM, sistem operasi tamu seperti Linux atau Windows berjalan di atas sistem operasi host dengan akses virtual ke perangkat keras yang mendasarinya. Seperti mesin virtual, container memungkinkan Anda mengemas aplikasi Anda dengan library dan dependensi lainnya, menyediakan lingkungan yang terisolasi untuk menjalankan layanan software Anda. Namun, seperti yang akan Anda lihat di bawah, kesamaan berakhir di sini karena container menawarkan unit yang jauh lebih ringan bagi Developer dan IT Ops untuk bekerja sama, membawa banyak sekali manfaat.

    11. service management system


    Systemd System and Service Management merupakan sistem yang mengatur sumber daya sistem, server daemon, dan proses lainnya baik pada saat mulai boot dan juga pada sistem berjalan.

    Proses yang menunggu atau berjalan di-Background melakukan berbagai macam tugas disebut Daemon. Pada dasarnya daemon mulai berjalan pada saat boot dan biasanya diakhiri dengan huruf “d”.

    12. firewall


    Firewall adalah sistem keamanan jaringan komputer yang digunakan untuk melindungi komputer dari beberapa jenis serangan dari komputer luar.

    Perlindungan Firewall diperlukan untuk komputasi perangkat seperti komputer yang diaktifkan dengan koneksi Internet. Meningkatkan tingkat keamanan jaringan komputer dengan memberikan informasi rinci tentang pola-pola lalu lintas jaringan. Perangkat ini penting dan sangat diperlukan karena bertindak sebagai gerbang keamanan antara jaring komputer internal dan jaringan komputer eksternal.

    Secara umum Firewall digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapapun yang memiliki akses terhadap jaringan privat dari pihak luar. Saat ini, pengertian firewall difahami dengan istilah generik yang merujuk pada fungsi firewall sebagai sistem pengatur komunikasi antar dua jaringan yang berlainan. Mengingat sekarang ini banyak perusahaan yang memiliki akses ke Internet maka perlindungan terhadap aset digital perusahaan tersebut dari serangan para hacker, pelaku spionase, ataupun pencuri data lainnya, sehingga fungsi fire-wall menjadi hal yang sangat esensial.”

    So, guys! jadi itulah beberapa hal yang mencakup Linux!! semoga materi ini bisa bermanfaat bagi kita semua yaa!! see u in the next theory yaa!!! 

    Sabtu, 07 Januari 2023

    Macam-macam Struktur Direktori Pada Sistem Operasi Linux

    Halo teman-teman! disini saya akan membagikan materi baru seputar Sistem Operasi Linux nih. Sebelumnya, apasih direktori? Jadi direktori atau biasa kita sebut dengan istilah folder, merupakan komponen dari sistem berkas yang mengandung satu berkas atau lebih. Hal tersebut biasanya disebut dengan Subdirektori. 

    Nah, disini saya akan mengulas beberapa fungsi direktori yang terdapat di Sistem Operasi Linux. Yaitu, meliputi :


    1. /bin 

    Fungsi direktori /bin ini yaitu berisi file binnary atau aplikasi-aplikasi umum yang bisa dipakai oleh setiap user. 

    2. /boot 

    Fungsi direktori ini yaitu berisi file-file konfigurasi boot, kernel, dan beberapa file penting yang dibutuhkan ketika sistem booting. 

    3. /dev

    Fungsi dari direktori dev ini yaitu berisikan file-file devicenya, contohnya seperti /dev/tty, atau /dev/input/mice.

    4. /etc 

    Fungsi dari direktori /etc ini untuk file-file konfigurasi dan juga script start up. 

    5. /home 

    Direktori ini dibuat untuk menyimpan data atau dokumen untuk user yang ada di komputer Linux tersebut. 

    6. /initrd

    Direktori ini digunakan untuk mengkustomisasi initrd yang berjalan saat proses boot. 

    7. /lib 

    Fungsi dari direktori lib sendiri yaitu untuk melihat Pustaka-pustaka yang diperlukan oleh sistem. 

    8. /lost + found

    Di direktori ini menyediakan sistem lost + found untuk file yang berada dibawah direktori root (/) 

    9. /media 

    Direktori ini berfungsi untuk mengakses partisi atau media eksternal yang secara otomatis di mount ke harddisk dan removable media seperti cd, kamera digital, dan masih banyak lagi. 

    10. /mnt 

    Sedikit mirip dengan folder /media, folder /mnt ini me-mounted file sistem secara manual ke harddisk. 

    11. /opt 

    Direktori ini menyediakan lokasi untuk aplikasi-aplikasi optional yang akan diinstal. 

    12. /proc 

    Direktori ini merupakan Direktori dinamis khusus yang menangani informasi mengenai kondisi sistem, termasuk proses-proses yang sedang berjalan. 

    13. /root 

    Merupakan Directori home bagi user root, diucapkan 'slash-root' dibedakan dengan (/) 

    14. /sbin 

    Sebenarnya fungsinya sama dengan direktori /bin, namun bedanya biasanya /sbin ini berisi aplikasi-aplikasi bagi admin. 

    15. /srv 

    Direktori ini merupakan tempat data dari sebuah layanan yang diberikan oleh sistem. 

    16. /sys 

    Sys ini merupakan direktori untuk menampung berkas sistem. 

    17. /tmp

    Sama dengan /sys, bedanya /tmp ini merupakan direktori untuk menampung berkas temporary (sementara). 

    18. /usr

    Dalam direktori ini berisi aplikasi dan berkas yang tersedia untuk digunakan user (pengguna). 

    19. /var

    Disini terdapat berkas variable seperti loh dan basis data. 

    So guys, itulah beberapa macam direktori yang ada di Sistem Operasi Linux, semoga materinya bisa bermanfaat untuk kita semua yaa! 

    Selasa, 03 Januari 2023

    Bagaimana Cara Mengutilisasi Komponen Hardware Pada Sistem Operasi Linux?

    Pada pagi yang cerah ini, saya akan membawakan materi mengenai Perintah/Command apa saja yang bisa kita gunakan untuk mengetahui Spesifikasi dalam komponen Hardware pada Sistem Operasi Linux. Silahkan disimak ya!! 

    1. Perintah Linux Untuk Mengetahui CPU

    Nah jadi, perintah CPU ini berfungsi untuk mengetahui informasi detail mulai dari kecepatan Processor, jumlah Core, CPU Vendor, suhu Processor, kecepatan Kipas Pendingin, dan info lainnya seputar CPU.  Berikut merupakan langkah-langkah mengetahui informasi CPU :

    • Masuk Terminal dan login menggunakan root : klik Ctrl + Alt + t
    • Menampilkan Informasi CPU menggunakan perintah : cat /proc/cpuinfo , maka yang muncul akan seperti ini :
             



    • Untuk menampilkan Versi dari Kernel, kita dapat menggunakan perintah : cat /proc/version, yang hasilnya akan seperti dibawah ini 

    • Lalu jika kita ingin menampilkan kapan waktu komputer sedang hidup, kita menggunakan Perintah : uptime, maka hasilnya akan seperti dibawah ini. 


    2. Perintah Untuk Mengetahui Memori
    Untuk mengetahui berapa memori yang kita miliki, kita bisa melihatnya dengan perintah : free atau bisa juga dengan perintah free -h, contohnya seperti dibawah ini :

    a.) free



    b.) free -h

    Sebenarnya kedua perintah tersebut terbilang sama saja. -h (human readable) gunanya agar lebih mudah dibaca karna menunjukan spesifikasi yang lebih jelas. 

    c.) cat /proc/meminfo

    perintah ini digunakan untuk menampilkan penggunaan memori yang telah kita pakai, contohnya akan seperti dibawah ini. 


    3. Perintah untuk mengetahui Disk
    Hard Disk atau biasa disebut dengan Disk ini merupakan sebuah hardware yang mempunyai fungsi untuk menyimpan data di sebuah komputer atau laptop. Nah di Sistem Operasi Linux kita bisa mengecek ruang disk menggunakan perintah : df atau du. Berikut adalah penjelasannya. 

    A. df berfungsi untuk mengecek ruang Disk. Beberapa Perintah yang biasa digunakan yaitu sebagai berikut :
    •  df -h : perintah ini digunakan untuk menampilkan hasil dalam format yang mudah dibaca. 

    • df -m : perintah ini digunakan untuk menampilkan informasi penggunaan sistem file dalam ukuran mb

    • df -k : memiliki fungsi yang sama dengan df -m namun bedanya untuk versi kb

    • df -T : perintah ini digunakan untuk menunjukan tipe sistem file. 

    • df /home : perintah ini digunakan untuk menampilkan informasi tentang sistem file tertentu dalam format yang mudah dibaca oleh kita. 

    • df --help : perintah ini digunakan untuk mencantumkan opsi lain yang bisa kalian gunakan. 

    B. du (Disk Usage) berfungsi untuk memantau penggunaan disk di terminal. Perintah du ini akan menampilkan informasi disk untuk file dan direktori yang ada di Komputer atau Server Linux. Berikut ini merupakan beberapa perintah mengenai du, yakni :
    • du -h/home/user/desktop : -h akan menampilkan informasi yang mudah dibaca

    • du -sh/home/user/desktop : -sh akan menampilkan informasi total ukuran folder tertentu (misalnya seperti folder desktop) 

    • du -m/home/user/desktop : -m akan menampilkan informasi ukuran folder dalam ukuran Mb. Namun, jika kalian ingin menampilkannya dalam ukuran Kb maka tinggal mengganti -m menggunakan -k. 

    • du -h -ime/home/user/desktop : akan menampilkan tanggal modifikasi terakhir folder dan file yang ditampilkan. 

    • du --help : perintah ini menujukan opsi lain yang bisa kita gunakan sesuai kebutuhan kita. Tampilan yang akan keluar seperti berikut ini :

    Jadi kesimpulan dari perintah df dan du adalah command ini akan sangat membantu dalam memanajemen file. Keduanya mempunyai fungsi yang sama yaitu untuk mengecek ruang disk pada Sistem Operasi Linux. 

    4. Perintah Untuk Memonitoring Proses Di Linux

    Perintah top : Merupakan sebuah program yang biasa digunakan oleh pada System Administrator untuk memantau kinerja Dedicated Server Linux. Perintah ini digunakan untuk menampilkan semua proses real time yang berjalan dan aktif dalam daftar yang di urutkan, juga bisa diperbarui secara teratur. Command ini menampilkan penggunaan CPU, memory, swap memory, ukuran cache, ukuran buffer, PID proses, dan masih banyak lagi. Jika kita menggunakan perintah top ini, maka hasil yang terlihat di terminal akan seperti dibawah ini. 


    So guys, itulah beberapa perintah atau Command yang berfungsi untuk mengutilisasi komponen-komponen yang bisa digunakan pada Sistem Operasi Linux/Unix. Semoga materi kali ini bisa bermanfaat bagi kalian semua ya!! 

    Minggu, 01 Januari 2023

    Pengenalan Perintah Dasar Linux

    Seperti yang kita tahu, Unix/Linux memiliki "perintah" yang sama dalam pengoperasiannya. Nah disini kita akan belajar mengenai Perintah dasar yang biasa digunakan dalam Unix/Linux. Berikut ini ialah beberapa perintah dasar yang akan kita coba :

    1. Membuat Direktori
     Jika kita ingin membuat sebuah direktori maka kita menggunakan perintah "mkdir" caranya kita ketikan "mkdir (nama direktori yang akan dibuat)"


    jadi contohnya seperti ini. Nah perintah "ls -l" tersebut merupakan perintah untuk mengetahui direktori dan file apa yang sudah kita buat. 

    2. Membuat File
    setelah membuat direktori, kita akan membuat file dengan perintah "vi" agar langsung bisa mengedit isi filenya. Caranya kita mengetikan "vi (nama file yang akan dibuat) " lalu tampilannya akan seperti ini


    setelah selesai mengedit silahkan tekan esc lalu klik "shift + :" kemudian ketik wq untuk mensave editan tersebut. 

    3. Menghapus File dan Directory
    Untuk menghapus file atau direktori yang telah kita buat, kita perlu menggunakan perintah "rm (nama file yang akan dihapus" jika ingin menghapus direktori maka perintahnya ialah "rmdir (nama direktori yang akan dihapus) "
    contohnya seperti dibawah ini. 

    jika sudah seperti itu, maka file berhasil dihapus. dan jika hasilnya seperti dibawah ini, maka direktori sudah berhasil dihapus. 

    4. Memindahkan File Atau Me-rename Direktori
    Lalu, jika kalian ingin memindahkan file ke suatu direktori ataupun ingin me-rename file, kalian bisa menggunakan perintah "mv +nama file + nama file baru."


    5. membuka isi file 
     agar kita bisa melihat isi dari file yang telah kita edit, kita dapat melihatnya dengan menggunakan perintah cat/more. Caranya ketik "cat/more (nama file)" 



    6. Menggabungkan 2 file menjadi 1
    Jika kita ingin menggabungkan 2 file menjadi 1 maka kita harus menggunakan perintah "cat + (nama file pertama dan kedua)". misalnya seperti ini :


    7.Memfilter isi file untuk mencari nama/data 
    Disini kita bisa mencari sebuah nama/data menggunakan perintah grep/egrep. misalnya seperti :

    8. Perintah Mengurutkan Abjad/Nomor
    Jika kamu memiliki file yang isinya tidak sesuai urutan atau sesuai abjad, jangan khawatir. Kamu bisa mengurutkannya menggunakan perintah "Sort" dengan cara, ketikan "Cat (nama file) |sort". Contohnya seperti :

    9. Perintah Memfilter Yang Duplikat
    Jadi maksudnya kita bisa Memfilter yang lebih berduplikat menggunakan perintah "cat (nama file) |sort |uniq"
    namun, sebelumnya kita harus memunculkan 
    dulu isi filenya dengan perintah "cat/more"


    lalu setelah itu maka hasilnya akan seperti ini :


    10. Perintah Yang Digunakan Untuk Mengambil Kolom Tertentu
    Misalnya kita mempunyai file dan ingin mengambil hanya beberapa kata saja dari file tersebut. Maka kita bisa menggunakan perintah "cat (nama file) | cut -c1-3" atau bisa disesuaikan dengan yang mau kamu pakai. 


    11. Perintah Untuk Menghitung Sampai Memanipulasi data
    Perintah ini sangat banyak digunakan karna bisa menghitung sampai memanipulasi data. perintahnya ialah "awk". Contoh :


    12. Perintah Yang Biasa Dipakai Untuk Membandingkan 2 Buah File
    Jika kita ingin membandingkan file yang telah berurutan, maka kita harus menggunakan perintah " comm" namun pada perintah ini kita harus mempunyai file yang sudah ter-sort terlebih dahulu. Misalnya seperti ini :
      a.) memiliki file yang sudah di sort kan

       b.) jadi disini kita membandingkan angka mana saja yang sama dari file 1 dan file 2.
     
       c.) nah di field ini terlihat angka mana saja yang tidak ada di file 2.

     13. Perintah Looping Pada Linux/Unix (For And While) 
    Perintah ini biasanya di save pada sebuah program ber-ekstensi "ksh" dan "sh". Contohnya :
       
    a.) Contoh For Pertama :

    untuk menjalankan file ini, kita harus memberi hak akses. Gunakan perintah chmod 777 (nama file. sh/ksh) agar file tersebut dapat dijalankan. 
    Hasil Input diatas akan mengeluarkan Output seperti : 
     
     b.) Contoh For Kedua :

    maka hasil outputnya :

    c.) Contoh Jika If Dan For Digabungkan :

    maka hasil outputnya :

    d. ) Contoh While :

    maka hasil outputnya :

    So Guys, itulah beberapa Perintah dasar Linux yang bisa dipakai untuk para pemula. Semoga materi yang saya tulis kali ini dapat bermanfaat bagi kalian semua ya!!! 

    Rabu, 21 Desember 2022

    Sejarah Awal Mula Linux

    Kalian tau gak sih apa itu Linux? dan siapa pencipta Sistem Operasi Linux? Nah, disini kita akan membahas materi mengenai Sejarah Linux!! 




    Pada tahun 1960 dan 1970an AT & T Bell Labs membuat sistem operasi unix. Namun karena dengan berkembangnya unix menjadi sistem operasi yang berbayar, maka seorang pria asal Findlandia bernama Linus Torvalds membuat sebuah kernel Linux untuk membuat sistem operasi yang tidak berbayar juga open source agar bisa memudahkan para programmer.

    Linux menjadi salah satu turunan dari unix yang berbasis GNU (General Public License). Secara komplit, Linux (GNU/Linus) dirilis tanggal 14 Maret 1994, setelah tiga tahun mengalami masa perkembangan.

    Awalnya, Linus ingin membuat Minix (proyek pelajaran di kelasnya yang menyerupai sistem Unix) yang gratis dan dapat diedit. Hingga akhirnya muncul kernel Linux. Hingga saat itu, Linux biasanya dipaket dengan program-program dari GNU atau program lain menjadi satu dengan istilah distro linux.

    Proyek GNU dimulai pada tahun 1983 oleh Richard Stallman dan bertanggung jawab untuk banyak bagian dari varian Linux. Hampir setiap sistem operasi berlisensi dibawah GNU. Sementara itu, kernel Linux dimulai sebagai sebagai proyek sampingan dari Linus Torvalds. Ia mulai mengerjakan dan memposting informasi tentang proyeknya di newsgroup untuk mahasiswa komputer dan programmer.

    Pemrogram dari GNU tertarik dan anggota kedua proyek bekerja sama untuk mengintegrasikan bagian dari GNU dengan kernel Linux dalam rangka menciptakan sistem operasi yang utuh.

    Linux dapat digunakan pada berbagai perangkat dari super komputer hingga jam tangan. Kernel Linux dirilis dibawah lisensi open source, hingga siapapun dapat membaca dan memodifikasi source codenya. Linux ini sudah dimodifikasi untuk bisa berfungsi diberbagai elektronik. Perkiraan yang ada, menunjukan bahwa Linux digunakan pada 1,82% dari semua komputer pribadi, telah banyak di server hungga embedded system (seperti ponsel).

    Linux merupakan sistem operasi yang disebarluaskan secara gratis dengan liseni GNU General Public Licenser. Hal ini membuat Linux sangat spesial. Artinya suatu mekanisme di mana sistem operasi memiliki kemampuan untuk menjalankan lebih dari satu proses yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Misalnya, user sedang menggunakan aplikasi pengolah kata dan aplikasi pengolah angka dalam waktu yang bersama. Di mana keduanya bisa berjalan bersama tanpa saling mengganggu.

    1. Keunggulan dari sistem operasi Linux di antaranya:

    •Open source

    Linux memiliki open source yang memberi kesempatan kepada user untuk melihat program asal atau mengubahnya sesuai keperluan tanpa terkena sanksi.

    •Freeware

    Linux menjadi sistem yang Freeware di bawah lisensi GNU, di mana user daoat menggunakan dan menyebarkan sitem operasi ini tanpa dituntut royalti oleh penciptanya. Tentu ini menguntungkan bagi pengguna.

    •Minimal hardware

    Linux tidak membutuhkan hardware yang mahal. Untuk kebutuhan khusus, Linux dapat dijalankan hanya dengan satu atau dua disk saja.

    •Skalabilitas

    Linus dapat berjalan di mesin sekecil 3Com Palm Pilot dan Digital Itsy dan mesin sebesar Beowulf Cluster.

    2. Beberapa kelemahan Linux, yakni:

    •Sistem operasi yang digunakna berbeda dengan Windows, sehingga butuh waktu dan tenaga untuk belajar menggunanakannya.

    •Pengguna What You See is What You Get belum bisa secara menyeluruh, sehingga diperlukan trik untuk menggunakannya.

    Kernel Linux digunakan dalam beberapa distro populer, seperti Red Hat, Debian, Ubuntu, Linux Mint, dan Google Android.

    So, guys.. jadi itulah sejarah awal mulai Linux diciptakan, semoga materi ini dapat bermanfaat yaa!!